Pesantren Kilat LDII Jakarta Selatan Bentuk Karakter Luhur Generasi Muda

Jakarta Selatan (4/7). Dalam upaya mengisi liburan sekolah dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Jakarta Selatan telah menyelenggarakan asrama liburan atau pesantren kilat secara serentak di seluruh PC/PAC LDII se-Jakarta Selatan. Kegiatan yang berlangsung sejak akhir Juni 2025 ini resmi berakhir pada tanggal 4 Juli 2025. Program ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk membina karakter anak-anak dan remaja di lingkungan LDII Jakarta Selatan.

Ketua DPD LDII Jakarta Selatan, Mulyono, menekankan pentingnya pembinaan generasi muda melalui kegiatan ini. “Asrama liburan ini adalah bagian dari upaya kami membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berilmu,” ujarnya. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai kelompok usia dengan materi yang disesuaikan, mulai dari Anak Cabe Rawit (ACR) yang merupakan anak usia sekolah dasar (SD), Anak Pra Remaja (APR) untuk remaja usia sekolah menengah pertama (SMP), Anak Remaja (AR) bagi remaja usia sekolah menengah atas (SMA), hingga Generus Pra Nikah (GPN) untuk pemuda usia 18 tahun ke atas.

Salah satu contoh pelaksanaan kegiatan ini dapat dilihat di PAC Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Di Masjid Al-Firdaus Kelompok Cipedak, pengajian asrama liburan berlangsung dari Senin, 30 Juni hingga Jumat, 4 Juli 2025, setiap pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Materi pembelajaran disesuaikan dengan jenjang peserta. Untuk ACR Kelas A, materi meliputi Tilawati/Al-Quran, buku tulis, dan alat tulis. Sementara ACR Kelas B dan C mendapatkan tambahan materi Al-Hadist Kitabu Sholah. Peserta APR, AR, dan GPN mempelajari Al-Quran makna dan Al-Hadist K. Manasik Haji.

Kegiatan ini ditutup dengan nasihat agama yang disampaikan oleh Wanhat PAC Cipedak, H. Suyadi, pada pukul 10.30 WIB di hari terakhir. Nasihat tersebut menjadi momen penting untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan motivasi bagi para peserta agar terus mengamalkan ilmu yang didapat selama asrama liburan. Selain memberikan pembelajaran agama yang mendalam, kegiatan ini juga memupuk kemandirian peserta serta membangun karakter positif sejak dini.

Melalui asrama liburan sekolah ini, DPD LDII Jakarta Selatan berharap anak-anak dan remaja dapat mengisi masa liburan dengan aktivitas yang membangun, meningkatkan pengetahuan dan keimanan. Program ini akan terus dilanjutkan guna memberikan manfaat yang luas bagi generasi muda di wilayah Jakarta Selatan. (*)

Artikel Terkait